Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2016

Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan

 Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan - Ramadlan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.

1.Bulan Al-Qur’an


Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk. (Al-Qur’an) diturunkan pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan Ramadhan. Allah berfirman.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ﴿١٨٥﴾

“Artinya : bulan Ramadlan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” [Al-Baqarah : 185]

2.Dibelengunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya Pintu-Pintu Surga.


Rasulullah SAW bersabda:

إذا كان أول ليلة من شهر رمضان صفدت الشياطين ومردة الجن وغلقت أبواب النار فلم يفتح منها باب وفتحت أبواب الجنة فلم يغلق منها باب وينادي مناد يا باغي الخير أقبل ويا باغي الشر أقصر ولله عتقاء من النار وذلك كل ليلة

“Artinya : Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para syetan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu pintu-pintu yang dibuka dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintu-pun yang tertutup, berseru seorang penyeru ; “Wahai orang yang ingin kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap malam” [Diriwayatkan oleh Tirmidzidari Abi Hurairah RA, dalam kitab Sunannya juz III halaman 66 nomor urut hadits 682]


Sekian info mengenai   Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Rabu, 26 Oktober 2016

Apa Hukumnya Menikah di Bulan Ramadhan?

Apa Hukumnya Menikah di Bulan Ramadhan? - Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan pahala. Setiap pahala yang kita dapatkan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, untuk itu kita diperintahkan untuk berlomba-lomba dalam beribadah dan mencari pahala tersebut.

Namun ada beberapa pertanyaan terkait bulan Ramadhan yang tampaknya masih menjadi hal yang membingungkan untuk banyak orang, salah satunya adalah bolehkah menikah di bulan Ramadhan?

Hasil gambar untuk Apa Hukumnya Menikah di Bulan Ramadhan?


Masih banyak orang yang bingung dan bertanya-tanya tentang hukum menikah di bulan Ramadhan ini, ada pula yang menganggap bahwa menikah di bulan Ramadhan adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan, tapi benarkah demikian? begini penjelasannya.

Dalam masalah muamalah, kaidah yang berlaku adalah semua dibolehkan, selama itu bermanfaat dan tidak ada larangan dalam syariat. Termasuk diantaranya penentuan tanggal pernikahan atau tanggal hajatan lainnya.
Di dalam Islam sendiri tidak ditemukan larangan dalam syari'at untuk menikah di bulan Ramadhan disebabkan posisi bulan ini sebagai bulan Ramadhan. Bahkan tidak ada larangan untuk menikah di bulan-bulan tertentu seperti yang banyak diyakini dalam kehidupan masyarakat sekarang, karena menikah dapat dilakukan di bulan apa saja, di hari apapun dan waktu kapanpun.

Oleh karena itu, menikah di bulan Ramadhan juga boleh dilakukan. Namun tidak boleh diyakini bahwa menikah di bulan Ramadhan memiliki nilai keutamaan khusus dibandingkan bulan lainnya, kecuali jika di sana ada dalil yang menyebutkan keutamaan khusus menikah di bulan Ramadhan.

Selain itu, pasangan yang baru menikah juga harus bisa memastikan bahwa mereka tidak akan membatalkan puasa. Karena orang yang berpuasa di bulan Ramadan wajib menahan diri dari makan, minum, dan jima’ dari sejak menyingsingnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

Sehingga para pasangan yang menikah di bulan Ramadhan wajib untuk tidak mendatangi istri yang baru dinikahinya di sepanjang siang agar tidak menjadi dosa besar bagi suami istri tersebut.

Untuk pasangan yang melanggar ketentuan tersebut, maka ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkan dan membayar kaffarah yang berat, yakni memerdekakan budak. Jika ia tidak mendapatkannya maka ia wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut, jika ia tidak mampu maka memberi makan enam puluh orang miskin. Dan jika mengulangi jima’ selama beberapa hari, maka bertambah pula kaffarah yang harus dibayar sesuai dengan jumlah hari tersebut.

Jadi itulah penjelasan tentang bolehkah menikah di bulan Ramadhan, pada intinya menikah di bulan Ramadhan boleh dilakukan selama pasangan tersebut bisa menahan syahwat mereka selama siang hari ketika masih berpuasa, semoga bermanfaat.

Sekian info mengenai Apa Hukumnya Menikah di Bulan Ramadhan?  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….