Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Desember 2016

Cara dan Niat Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban

Cara dan Niat Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban – Pembahasan dan Pengertian tentang Puasa Nisfu Sya’ban ialah salah satu Puasa Sunnah yg dapat dilaksanakan dan dilakukan oleh setiap Muslim yg sudah termasuk kedalam Syarat Sah Mengerjakan Puasa di Bulan Sya’ban dalam kalender Hijriah atau lebih tepatnya di pertengahan Bulan Sya’ban karena didalam mengerjakan Puasa Wajib maupun Puasa Sunnah harus memenuhi Syarat Sah Berpuasa sehingga Puasa Wajib atau Puasa Sunnah yg dikerjakan oleh setiap Muslim dapat sah. Adapun didalam Hukum Mengerjakan Puasa Nisfu Sya’ban sendiri adalah Sunnah dan Hukum Puasa Nisfu Sya’ban yang sunnah ini memiliki maksud akan mendapatkan Pahala Puasa Sunnah dan Keutamaan Puasa Nisfu Sya’ban bagi Golongan Muslim yg mengerjakan Puasa Sunnah Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban, tetapi tidak akan mendapatkan Dosa dan memperoleh Pahala Sunnah bagi yg meninggalkan dan tidak mengerjakan Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban.
Niat Puasa Nisfu Sya’ban
Niat Puasa Nisfu Sya’ban . Hanya saja sangat disayangkan sekali bagi seorang Muslim yg tak melakukan Puasa Nisfu Sya’ban karena didalamnya mempunyai Keistimewaan Puasa Nisfu Sya’ban yg banyak dan sudah pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw dimasa lalu yg dijelaskan oleh Hadist2 Shahih seperti didalam Hadist Bukhari dan Muslim bahwa Aisyah Ra mengatakan, ” Aku tak pernah melihat Nabi Muhammad Saw berpuasa sebulan penuh kecuali di Bulan Ramadhan (Kalender Hijriah), aku jg tak pernah lihat Nabi Muhammad Saw berpuasa yg lebih sering atau banyak saat di Bulan Sya’ban (HR. Bukhari 1969 dan Muslim 782) ”. Kemudian didalam Hadist lain mengatakan dari Usamah bin Zaid Ra bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, Wahai Rosulullah, aku blm pernah lihat anda berpuasa dlm satu bulan sebagaimana anda berpuasa di Bulan Sya’ban.
lalu Nabi Muhammad Saw bersabda yg berbunyi ” Ini adlh Bulan yg sering dilalaikan atau dilupakan oleh banyak orang, Bulan diantara Bulan Rajab dan Bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban ialah Bulan dimana amal2 diangkat menuju Rab semesta alam oleh Alloh Swt dan aku ingin saat amal ku diangkat, aku dlm kondisi sd berpuasa (Hadist Riwayat Ahmad no 21753 dan Nasa’i 2357) ”. Oleh sebab itu dengan melihat Kedua Hadist Shahih diatas maka mengerjakan Puasa Sunnah Nisfu Sya’ban atau Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban bukan perkara Bid’ah karena sudah dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw sebelumnya sehingga sangat baik sekali bagi umat Muslim untuk menunaikan Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban serta semakin banyak dan rajin melakukan Ibadah – Ibadah yg lain karena salah satu Keutamaan Bulan Sya’ban ialah akan diampuni seluruh dosa Makhluk kecuali orang yg bermusuhan satu sama lain dan orang yg Musyrik.
Bacaan Niat Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban
cara puasa nisfu sya'ban
Sedangkan Hukum Membaca Niat Puasa Nisfu Sya’ban didalam Ajaran Islam sendiri ialah Wajib dibacakan oleh setiap Muslim yg akan mengerjakan Puasa Nisfu Sya’ban baik dibacakan secara lisan maupun didalam hati dg niat mengerjakan Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban karena segala Ibadah itu dinilai oleh niatnya dan untuk Waktu Niat Puasa Sunnah Nisfu Sya’ban ini dapat dilakukan atau dibacakan dimalam hari yg lebih tepatnya setelah masuk Waktu Shalat Isya sampai sebelum Terbitnya Fajar (Waktu Imsak).

Tata Cara Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban

Kemudian Tata Cara Mengerjakan Puasa Nisfu Sya’ban di Ajaran Islam sendiri masih sama seperti mengerjakan Puasa Wajib di Bulan Ramadhan yakni menahan Minum (Haus), menahan Lapar (Makan), Menahan Hawa Nafsu (Syahwat) dan tidak melakukan hal – hal yang dapat membatalkan puasa dari terbitnya Fajar atau Waktu Masuk Imsak sampai Matahari terbenam atau sering ditandai dengan Adzan Shalat Maghrib. Olah karna itu bisa disimpulkan bahwa Cara Berpuasa Nisfu Sya’ban ini sama seperti melaksanakan Puasa Ramadhan sehingga kalian sebagai seorang Muslim akan dg mudah mengerjakan Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban, hanya saja perlu kalian ingatkan sekali lagi bahwa dimalam hari setelah masuk Waktu Shalat Isya sampai sebelum Masuk Waktu Imsak jangan sampai lupa untuk membaca atau mempunyai Niat Puasa Nisfu Sya’ban karena jika kalian sampai lupa membaca atau mempunyai niat tersebut maka akan terasa sia – sia.
Lalu untuk Waktu Puasa Nisfu Sya’ban dikerjakan di pertengahan Bulan Sya’ban atau tanggal 15 Bulan Sya’ban (Kalender Hijriah) dan sebaiknya kalian banyak mengerjakan Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban seperti Puasa Sunnah Senin Kamis disetiap Minggu dan memperbanyak beribadah seperti mengerjakan Shalat Fardhu secara berjamaah, mengerjakan Shalat Sunnah Tahajud,Shalat Sunnah Taubat, memperbanyak Berdzikir dan Membaca Al Qur’an karena Bulan Sya’ban merupakan salah satu Bulan Mulia dan Bulan Sya’ban semua amal akan di angkat oleh Alloh Swt dan dosa2 akan diampuni oleh Alloh Swt di Bulan Sya’ban.  Sabda Nabi Muhammad Saw yg berbunyi, ” Alloh Swt akan mendatangi seluruh Makhluknya pd Malam Nisfu Sya’ban dan Alloh Swt juga akan mengampuni dosa – dosa seluruh Makhluknya kecuali orang yg sd bermusuhan satu sama lain dan orang yg Musyrik (Hadist Riwayat Mu’adz bin Jabal) ”.
Sekian info mengenai Cara dan Niat Puasa Nisfu Sya’ban di Bulan Sya’ban  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Rohani

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Rohani  - melaksanakan ibadah puasa ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan rohani kita, bukan hanya kesehatan jasmani atau tubuh kita yang akan meningkat namun rohani kita juga akan terpengaruh didalamnya, jadi sangatlah sayang kalau anda tidak melaksanakan ibadah puasa baik itu puasa sunah ataupun puasa wajib di bulan ramadhan yang memang hanya hadir setahun sekali karena banyak sekali manfaat yang akan anda dapatkan apabila anda melaksanakannya
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Rohani
Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Rohani . Memang sebagai umat muslim memang kita harus melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan apabila sudah baligh dan juga memiliki akal yang sehat, dan puasa ramadhan sendiri biasanya dilakukan dalam jangka waktu 29 sampai dengan 30 hari namun secara umum disebut puasa ramadhan dilaksanakan selama 30 hari, dan yang tanda puasa ramadhan ini berakhir adalah dengan datangnya tanggal 1 syawal , dan pada 1 syawal atau lebih dikenal dengan lebaran memang banyak sekali umat muslim yang merantau pulang ke kampung halamannya untuk bertemu keluarga dan meminta maaf ke semua teman-teman sekitar untuk meningkatkan tali silahturahmi
Dan kali ini kami akan membahas mengenai manfat puasa bagi kesehatan rohani kita yang berkaitan erat dengan keadaan mental dan juga hati kita secara mendetail , jadi memang puasa juga akan berpengaruh terhadap mental kita dan bisa merubah kita untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dan berikut kami sudah rangkumkan beberapa manfaat puasa bagi kesehatan rohani secara ringkas dan mudah dipahami oleh anda
Puasa Bagi Kesehatan Rohani
  • Ketaatan Dan Iman Bertambah
Pada saat kita melaksanakan puasa pada bulan ramadhan dan semua amalannya , perlu anda sadari kalau ketaatan dan iman anda itu bertambah dari biasanya, mungkin anda biasanya jarang sekali datang ke masjid pada bulan ramadhan ini anda bisa datang ke masjid untuk melaksanakan shalat tarawih dan juga shalat wajib, dan juga anda melaksanakan ibadah sunnah lainnya pada bulan ramadhan dengan tujuan untuk mendapatkan pahala dan pengampunan dari dosa-dosa yang anda lakukan selama ini, dan hal ini membuat ketaatan dan juga iman anda bertambah menjadi lebih baik
  • Meningkatkan Sosial
Pastinya anda sudah ketahui kalau semua perbuatan atau amalan baik yang anda lakukan pada bulan ramadhan itu akan mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat, dan pada bulan puasa juga anda akan sering menemukan berbagai kegiatan sosial yang jarang anda temui di hari lain, seperti melaksanakan buka puasa bersama di panti asuhan atau masjid, kemudian membagikan takjil gratis di berbagai kota, dan dengan hal tersebut secara langsugn jiwa sosial anda akan meningkat jika dibandingkan dengan hari-hari sebelum bulan ramadhan ini
  • Membuat Pikiran Tenang
Dan sudah kita ketahui semua kalau ketika kita melaksanakan ibadah puasa semua tingkah laku kita harus kita jaga baik-baik karena bisa membuat ibadah puasa menjadi batal apabila kita tidak bisa mengontrol emosi, dan hal itu juga dilakukan oleh orang lain sehingga dalam bulan ramadhan ini pikiran kita tenang dan juga tentram karena tidak ada ornag yang marah-marah dan emosi, dan hal ini juga bisa menjadi pembelajaran kita untuk bisa lebih bijak dalam mengontrol emosi kita di kemudian hari
 Sekian info mengenai Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Rohani  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Sabtu, 24 Desember 2016

Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa Ramadhan

Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa Ramadhan – Pembahasan tentang Puasa di Bulan Ramadhan ialah salah satu kewajiban yang harus dilakukan bagi segenap kaum Muslim diseluruh Dunia karena didalam Puasa di Bulan Ramadhan sendiri merupakan termasuk kedalam Rukun Islam yang ke empat. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa Hukum Mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan ini adalah Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim yang sudah masuk kedalam Orang – Orang Yang di Wajibkan untuk Berpuasa Ramadhan sehingga seorang Muslim akan mendapatkan Pahala banyak jika mereka mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan dan akan mendapatkan Dosa Besar pula bagi mereka yang meninggalkan Puasa di Bulan Ramadhan.
Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa Ramadhan
Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa Ramadhan . Kemudian untuk Cara Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri ialah dengan menahan Makan (Lapar), Minum (Haus), Hawa Nafsu (Syahwat) dan tidak melakukan Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan yang dimulai dari Masuknya Waktu Imsak atau dimulai dari terbitnya fajar sampai Matahari Tenggelam yang biasanya ditandai oleh Adzan Maghrib karena setelah kalian memasuki Waktu Berbuka Puasa (Tenggelamnya Matahari) maka kalian sudah bisa Makan, Minum dan melakukan hal – hal yang dapat membatalkan puasa tersebut. Adapun didalam Waktu Mengerjakan Puasa Ramadhan hanya dapat dilakukan di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah (Kalender Islam) saja dan dikerjakan selama Sebulan Penuh atau Tiga Puluh Hari hanya di Bulan Ramadhan.
Oleh karena itu jika kalian mengerjakan Puasa selain di Bulan Ramadhan maka bisa dipastikan Puasa yg dilakukan oleh kalian ialah Puasa Sunnah bukan Puasa Wajib Ramadhan. Sedangkan Perintah Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri telah ada didlm Al Qur’an pada Surat Al Baqarah ayat 183 yg berbunyi, ” Hai Orang2 yg beriman diwajibkan atas kalian untuk mengerjakan Puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang2 sebelum kalian agar kalian bertakwa (QS. Al Baqarah, Ayat : 183) ”. Lalu Nabi Muhammad Saw juga pernah bersabda didlm Hadist Shahih Bukhari dan Muslim yg berbunyi, ” Agama Islam dibangun oleh Lima Perkara yg antara lain bersaksi tidak ada Tuhan selain Alloh Swt untuk disembah dan Muhammad adlh utusannya, Kerjakan Shalat Lima Waktu, Tunaikan atau Bayarlah Zakat, Menunaikan atau Berangkat Haji dan Berpuasa di Bulan Ramadhan (HR. Bukhari dan Muslim) ”.
Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa di Bulan Ramadhan
Sebelum mengulas lebih jauh tentang Makruh didalam Puasa Ramadhan, ada baiknya jika kalian mengetahui Pengertian Makruh Puasa Ramadhan karena Makruh Puasa di Bulan Ramadhan ialah suatu perkara atau hal yang telah dianjurkan untuk tidak dilakukan oleh seorang Muslim saat sedang mengerjakan Puasa karena jika mereka melakukan Perkara Yang Membuat Makruh Puasa Ramadhan maka pahala puasa ramadhan yg didapatkannya akan berkurang, tetapi tidak akan membatalkan puasa sehingga harus diingat bahwa Makruh Puasa tidak dapat membatalkan Puasa Ramadhan hanya saja akan mengurangi Pahalanya saja.
Macam Makruh Puasa Ramadhan Lengkap
Kemudian untuk Perkara Makruh di dalam Puasa Ramadhan yang pertama ialah berkumur dan membersihkan hidung dengan air secara berlebih – lebihan, sekalipun dia sedang melakukan Wudhu karena Nabi Muhammad Saw bersabda, ” Dan bersungguh – sungguhlah kalian dlm menghirup air (Saat Wudhu) dg hidung kecuali jika kalian sedang berpuasa ”. Hal tersebut termasuk kedalam Makruh Puasa Ramadhan karena Nabi Muhammad Saw khawatir apabila air yg digunakan untuk Berkumur – Kumur dan membersihkan Hidung saat wudhu dapat masuk kedalam rongga tubuh manusia sehingga dapat membatalkan Puasa yg sedang kalian kerjakan.
Lalu Hal Yang Makruh Saat Puasa Ramadhan ke dua ialah memandangi Suami atau Istri berlama – lama dengan Syahwat karena nantinya dikhawatirkan mereka bisa timbul Syahwat dan membayangkan atau mempunyai keinginan untuk berhubungan badan dengan Suami atau Istri saat kalian sedang berpuasa. Sedangkan Hal Yang Membuat Makruh Saat Mengerjakan Puasa Ramadhan selanjutnya ialah berciuman, bermesra – mesraan, memeluk dan bercumbu bersama Suami atau Istri saat Berpuasa yang dapat merusak Puasa Ramadhan kalian karena dengan melakukan Bercumbu maka dikhawatirkan dapat keluarnya Air Mani seseorang ataupun bisa berakibat melakukan Hubungan Suami Istri saat sedang Berpuasa.
Untuk Macam Makruh Puasa Ramadhan selanjutnya yang harus dihindarkan oleh kalian antara lain menyentuh Perempuan dengan tangan atau menempelkan tubuh pada tubuhnya secara sengaja, Mengunyah daun Sirih ataupun Mengunyah apapun yang sangat dikhawatirkan ada beberapa bagian yang masuk kedalam tenggorokan, Mencicipi Makanan, Memandangi Makanan atau Minuman dengan penuh Nafsu seperti ingin memakan atau meminumnya dan berkumur – kumur bukan karena Wudhu ataupun kepentingan yang lainnya seperti Sikat Gigi atau Menggosok Gigi, Berbekam dan Donor darah di Siang Hari karena hal tersebut dikhawatirkan akan membuat orang tersebut menjadi lemas dan lesu karena telah mengeluarkan darah didalam tubuhnya.
Mungkin itu saja pembahasan mengenai Macam – Macam Makruh didalam Puasa Ramadhan dan perlu kami sampaikan sekali lagi bahwa untuk Pengertian Makruh Puasa Ramadhan itu tidak akan membatalkan Puasa Ramadhan yang sedang kalian lakukan, hanya saja jika kalian melakukan hal yang termasuk kedalam Makruh Puasa maka Puasa Ramadhan atau Puasa Sunnah lainnya yang sedang kalian lakukan akan berkurang pahalanya dan ditakutnya bisa batal puasanya sehingga ada baiknya bagi kalian setiap Muslim untuk tidak melakukan Hal – Hal Makruh didalam Puasa Ramadhan karena dikhawatirkan Puasa Ramadhan yang sedang kalian kerjakan akan menjadi batal.
Sekian info mengenai Perkara, Hal dan Macam Makruh Puasa Ramadhan semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan Lengkap

Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan Lengkap – Pembahasan mengenai Puasa Ramadhan didalam Ajaran Islam merupakan salah satu kegiatan puasa menahan diri dari Makan (Lapar), Minum (Haus), Hawa Nafsu (Syahwat) bersama Suami atau Istri dan menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan Puasa Ramadhan maupun Puasa Sunnah yg dimulai dari Fajar Terbit atau saat masuk waktu imsak sampai Matahari Terbenam di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah karena jika saat Matahari telah terbenam maka kalian sebagai seorang Muslim sudah boleh berbuka puasa dengan cara memakan atau meminum sesuatu kedalam tubuh kalian.
Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan
Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan . Lalu untuk Waktu Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri hanya bisa kalian lakukan di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah selama tiga puluh hari atau satu bulan penuh di Bulan Ramadhan dan Waktu Puasa Ramadhan dimulai dari Masuk Waktu Imsak sampai tenggelamnya Matahari atau biasanya ditandai oleh Adzan Shalat Maghrib. Oleh karena itu jika kalian mengerjakan Puasa selain di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah maka Puasa tersebut bukanlah Puasa Wajib Ramadhan melainkan Puasa Sunnah karena untuk Hukum Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri adlh Wajib dilakukan oleh setiap Muslim baik Muslim Laki – Laki maupun Muslim Wanita yg sdh masuk ke dlm Syarat Wajib Mengerjakan Puasa Ramadhan.
Adapun didalam Hukum Puasa Ramadhan yang wajib dikerjakan oleh setiap Muslim ini memiliki maksud akan mendapatkan Pahala yang banyak bagi setiap Muslim yang mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan dan akan mendapatkan Dosa bagi setiap Muslim yang meninggalkan Puasa di Bulan Ramadhan, walaupun satu hari saja karena Puasa di Bulan Ramadhan wajib dilakukan selama sebulan penuh atau tiga puluh hari di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah. Sedangkan untuk perintah diwajibkan mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri telah dijelaskan didalam Firman Alloh Swt didlm Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 183 yang berbunyi, ” Hai orang2 yg beriman diwajibkan olah km untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang2 sebelum km agar km bertaqwa (QS. Al Baqarah Ayat 183) ”.

Hal – Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan di Islam

Kemudian Nabi Muhammad Saw juga pernah bersabda yg berbunyi, ” Islam itu dibangun oleh lima perkara yang antara lain bersaksi bahwa tidak ada tuhan yg berhak untuk disembah oleh kalian selain Alloh Swt dan Muhammad ialah utusannya, menegakkan atau mendirikan Shalat, menunaikan atau membayar Zakat, menunaikan atau berangkat Haji dan melakukan Puasa di Bulan Ramadhan (Hadist Riwayat Bukhari no 8 dan Muslim nomor 16) ”. Sebagai tambahan saja bahwa Puasa Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam nomor Empat sehingga didlm Keutamaan Puasa Ramadhan tentunya sangat banyak diantara yg terpenting ialah seorang hamba yg meninggalkan Syahwatnya (Nafsu), Makan dan Minumnya demi Alloh Swt maka hal tersebut merupakan taqwa terbesar kepada Alloh Swt.
Perkara Yang Membatalkan Puasa Ramadhan
Hal Yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadhan yang pertama ialah makan dan minum ataupun memasukan sesuatu kedlm lubang secara sengaja karena dalam hal ini telah dijelaskan oleh Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 187, ” …… makan dan minumlah hingga waktu fajar tiba yg dpt membedakan antara benang putih dan hitam (QS. Al Baqarah, Ayat 187) ”. Oleh karena itu bagi siapa saja yang mengerjakan Puasa Wajib Ramadhan maupun Puasa Sunnah lainnya tidak boleh memakan atau meminum sesuatu dengan sengaja dari Waktu Imsak sampai Matahari Tenggelam, namun jika mereka tidak sengaja Makan dan Meminum sesuatu maka puasanya masih sah dengan catatan mereka benar – benar tidak sengaja atau lupa sedang mengerjakan Puasa.
Perkara Yang Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan yang kedua ialah melakukan Hubungan Badan secara sengaja dan sadar dengan Suami maupun Istri di Waktu Imsak sampai terbenamnya Matahari dan yang termasuk ke dlm Hubungan Badan tersebut adlh telah masuknya alat kelamin pria dg wanita dlm keadaan sengaja karena dalam hal tersebut bisa dikatakan bahwa kalian tidak bisa menahan hawa nafsunya saat mengerjakan Puasa Ramadhan. Hal Membatalkan Puasa Ramadhan Ketiga ialah melakukan pengobatan atau melakukan kegiatan pada kemaluan atau dubur kalian yang dapat memungkinkan masuknya sesuatu hal baik Air maupun lainnya dari salah satu lubang anda tersebut.
Sesuatu Yang Membatalkan Puasa Ramadhan ke Empat yaitu Muntah secara sengaja, tetapi jika Muntah secara tidak sengaja seperti saat sedang sakit maka Puasa Ramadhan tersebut masih sah dan dapat diteruskan sampai waktu berbuka puasa karena dalam hal ini telah dijelaskan oleh Sabda Nabi Muhammad Saw yg mengatakan, ” Barang siapa yg tidak sengaja muntah disaat sedang mengerjakan Puasa maka dia tidak diwajibkan untuk mengganti Puasanya tersebut (Puasanya tidak batal) dan Barangsiapa yg sengaja Muntah disaat sedang melakukan Puasa maka dia wajib mengganti puasanya (Puasanya Batal) ”.
Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan ke Lima ialah keluarnya Air Mani baik oleh Muslim Laki – Laki maupun Muslimah Wanita karena jika adanya sentuhan baik saat melakukan mastrubasi, menyentuh, bermesraan dan mencium pasanganya (Suami maupun Istri) sampai keluarnya air mani maka Puasa yg sedang dikerjakan oleh mereka sama – sama batal, namun jika seorang Muslim yang sedang melakukan Puasa dan dia mengalami Mimpi Basah maka puasanya tersebut tidaklah batal.
Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan keenam adalah Wanita Haid karena telah diriwayatkan oleh Aisyah Ra bahwa Haid itu membatalkan Puasa dan Perempuan yg masih mampu wajib untuk mengganti Puasa yg dilakukan tersebut dan dlm Hadist Riwayat Muslim telah diterangkan, ” Kami (Perempuan) diperintahkan untuk mengganti Puasa yg ditinggalkan namun tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yg ditinggalkan (HR. Muslim) ”. Lalu Perkara Batal Puasa Ramadhan ketujuh ialah keluarnya Darah dari kemaluan Wanita setelah mereka melahirkan atau Nifas karena jika seorang Perempuan Muslim sedang Berpuasa dan dia mengeluarkan Nifas maka puasa tersebut tidak sah atau batal.
Sedangkan yang kedelapan ialah Gila atau hilangnya akal sehat sehingga seorang Muslim tidak diwajibkan untuk mengerjakan Puasa Ramadhan jika mereka Gila atau kurang sehat dalam segi mentalnya dan untuk Hal Yang Membatalkan Puasa kesembilan ialah Murtab atau keluar dari Agama Islam karena Puasa Ramadhan merupakan kewajiban seorang Muslim sehingga jika seseorang melakukan Murtad atau keluar dari Islam maka Puasa Ramadhan yang dikerjakannya tidak akan sah dan kewajiban itu sendiri akan terhapus.
Sekian info mengenai Hal Yang Membatalkan Puasa Ramadhan Lengkap semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Hukum Puasa di Bulan Ramadhan di Ajaran Islam

Hukum Puasa di Bulan Ramadhan di Ajaran Islam – Ulasan mengenai Puasa Ramadhan merupakan salah satu termasuk kedalam Rukun Islam ke Empat di Ajaran Islam dan untuk Pengertian Rukun Islam sendiri ialah Lima Dasar di dalam Agama Islam yg merupakan dasar didlm kehidupan setiap Muslim sehingga Lima Rukun Islam tersebut harus dilaksanakan oleh segenap Muslim diseluruh dunia dan untuk Lima Rukun Islam itu antara lain Syahadat, Shalat Lima Waktu, Zakat, Berpuasa di Bulan Ramadhan dan Berangkat Haji ke Mekkah sehingga masing – masing dari Lima Rukun Islam tersebut memiliki manfaat dan keutamaan yang sangat banyak sekali bagi setiap Muslim.
Hukum Puasa di Bulan Ramadhan
Hukum Puasa di Bulan Ramadhan . Lalu untuk Keutamaan Puasa Ramadhan sendiri tentunya sangat banyak dan tak terhingga bagi setiap Muslim yg mengerjakan Puasa Ramadhan dan diantaranya yg terpenting antara lain akan mendapatkan Pahala Yang Begitu Banyak karena Puasa Ramadhan merupakan Ibadah kepada Alloh Swt dan menjalankan perintah Alloh Swt untuk menahan Makan, menahan Minum dan meninggalkan Syahwatnya demi Alloh Swt sehingga bisa dikatakan bahwa Puasa di Bulan Ramadhan sebagai salah satu Taqwa terbesar seorang hamba kepada Alloh Ta’alaa. Adapun didalam Manfaat Mengerjakan Puasa Ramadhan lainnya dari Sudut Kesehatan ialah dapat menyehatkan Sistem Pencernaan Manusia karena Sistem Pencernaannya akan beristirahat dlm mencerna Makanan selama hampir 12 Jam dan didlm Status Ekonomi dan Sosial Keistimewaan Puasa Ramadhan bisa berguna untuk saling berbagi dan dapat merasakan bagaimana kelaparan dan kesabaran dlm mengkontrol hawa Nafsu.
Kemudian untuk Waktu Mengerjakan Puasa Ramadhan dapat dilakukan oleh setiap Muslim hanya di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah (Kalender Islam) sehingga jika kalian mengerjakan Puasa selain di Bulan Ramadhan maka Puasa tersebut merupakan Puasa Sunnah karena sekali lagi Puasa Ramadhan hanya boleh dilakukan di Bulan Ramadhan saja. Lalu didalam Cara Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri sangatlah mudah karena anda sebagai seorang Muslim hanya menahan Lapar (Makan), Haus (Minum), Menahan Syahwat dan menahan Hal – Hal Yang Membuat Batal Puasa Ramadhan dari masuknya Waktu Imsak (Terbitnya Fajar) sampai Matahari Tenggelam yang biasanya ditandai dengan Adzan Maghrib selama Tiga Puluh Hari atau Sebulan Penuh di Bulan Ramadhan karena Puasa di Bulan Ramadhan dilakukan Sebulan Penuh hanya di Bulan Ramadhan pada Kalender Hijriah.
Pembahasan Hukum Puasa di Bulan Ramadhan di Ajaran Islam
Lalu untuk Hukum Mengerjakan Puasa Ramadhan sudah tentu Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim baik itu Muslim Laki – Laki dan Muslim Perempuan di seluruh Dunia karena sekali lagi Puasa di Bulan Ramadhan merupakan salah satu Rukun Islam ke Empat sehingga setiap Muslim yang mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan akan mendapatkan Pahala Yang Banyak karena telah mengerjakan apa yang menjadi kewajiban mereka dan akan mendapatkan Dosa Yang Besar pula bagi setiap Muslim yg meninggalkan Puasa di Bulan Ramadhan. Sedangkan Hukum Melaksanakan Puasa Ramadhan yang Fardhu Ain atau Wajib dikerjakan ini berlaku selama Tiga Puluh Hari atau Sebulan di Bulan Ramadhan karena jika seorang Muslim tidak mengerjakan Puasa Ramadhan sebanyak Satu Hari, Dua Hari maupun beberapa hari secara sengaja maka diwajibkan atas kalian untuk mengganti Puasa Ramadhan tersebut dilain hari.
Adapun untuk Perintah Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri telah dijelaskan dibeberapa Firman Alloh Swt yang salah satunya terdapat didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 183 yang berbunyi, ” Hai Orang – Orang yg beriman telah diwajibkan atas kalian untuk berpuasa sebagaimana tlah diwajibkan bagi orang2 sebelum km agar km bertaqwa (QS. Al Baqarah, Ayat : 183) ”. dan dalam hal ini Perintah Menunaikan Puasa Ramadhan juga pernah dijelaskan oleh Sabda Nabi Muhammad Saw yg berbunyi, ” Agama Islam itu dibangun oleh lima perkara yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yg berhak disembah kecuali Alloh Swt dan Muhammad ialah utusan Alloh, Kerjakanlah Shalat Lima Waktu, Membayar Zakat, Menunaikan Haji dan mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim) ”.
Oleh karena itu sudah bisa dipastikan bahwa Hukum Puasa di Bulan Ramadhan atau Hukum Puasa Ramadhan adlh Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim sehingga sudah sepantasnya jika kalian memasuki Bulan Ramadhan untuk selalu mengerjakan Puasa Ramadhan selama tiga puluh hari atau sebulan penuh karena didalam Puasa Ramadhan terdapat manfaat dan keutamaan yang begitu banyak. Perlu kalian ingat juga bahwa di Bulan Ramadhan merupakan Bulan teristimewa di Ajaran Islam karena Bulan dimana terdapat keberhakan dan kemuliaan, Bulan dimana Pintu Taubat selalu dibuka oleh Alloh Swt dan Bulan dimana semua amalan baik akan di kalikan Pahalanya sehingga kalian akan mendapatkan berkali kali keuntungan jika selalu mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan.
Sekian info mengenai Hukum Puasa di Bulan Ramadhan di Ajaran Islam semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Syarat Sah Puasa Ramadhan di Ajaran Islam

Syarat Sah Puasa Ramadhan di Ajaran Islam – Pengertian Puasa di Bulan Ramadhan ialah merupakan salah satu Puasa Wajib yang harus dilakukan oleh setiap Muslim baik itu Muslim Laki – Laki dan Muslimah Perempuan yang sudah masuk kedalam Syarat Wajib mengerjakan Puasa Ramadhan karena didalam Hukum Mengerjakan Puasa Ramadhan sendiri ialah Fardhu Ain atau Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim diseluruh Dunia sehingga akan mendapatkan Pahala Besar bagi setiap Muslim yang mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan dan akan mendapatkan Dosa Besar pula bagi setiap Muslim yang meninggalkan Puasa di Bulan Ramadhan.
Syarat Sah Puasa Ramadhan
Syarat Sah Puasa Ramadhan . Didalam kitab suci Al Qur’an sendiri sudah dijelaskan bahwa Alloh Swt telah memerintahkan para umatnya untuk mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan seperti tertuang didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah, Ayat 183 yang berbunyi, ” Hai Orang2 yg beriman telah diwajibkan atas kamu untuk mengerjakan Puasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang – orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa (QS. Al Baqarah, Ayat : 183) ”. Jika kita melihat Perintah Alloh Swt didalam Surat Al Baqarah ayat 183 diatas telah bisa disimpulkan bahwa Puasa Ramadhan harus dikerjakan oleh setiap Muslim karena Hukum Puasa Ramadhan ialah Wajib dan perlu kalian ketahui juga bahwa Puasa di Bulan Ramadhan juga termasuk kedalam Rukun Islam yang ke Empat.
Adapun Cara Mengerjakan Puasa Ramadhan sangatlah mudah karena anda sebagai seorang Muslim hanya menahan Makan (Lapar), Minum (Haus), Menahan Hawa Nafsu (Syahwat) dan Menahan segala Hal Yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadhan dari waktu imsak (Terbitnya Fajar) sampai terbenamnya Matahari yang biasanya ditandai dengan Adzan Maghrib di sore hari. Lalu untuk Waktu Mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan dapat dilakukan selama Tiga Puluh Hari atau Sebulan Penuh hanya di Bulan Ramadhan sehingga jika kalian mengerjakan Puasa selain di Bulan Ramadhan maka Puasa tersebut merupakan Puasa Sunnah bukan Puasa Wajib Ramadhan, oleh karena itu anda sebagai seorang Muslim sudah diwajibkan untuk mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan selama Tiga Puluh Hari atau Sebulan Penuh di Bulan Ramadhan.
Macam Syarat Sah Puasa Ramadhan di Ajaran Islam
Sebelum membahas lebih jauh tentang Syarat Sah Mengerjakan Puasa Ramadhan, ada baiknya jika kalian mengetahui tentang artian Syarat Sah Puasa di Bulan Ramadhan itu sendiri karena untuk Pengertian Syarat Sah Puasa ialah sesuatu atau ketentuan atau syarat yg harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang akan mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan dan jika setiap Muslim tidak mempunyai Ketentuan atau Syarat Sah Melaksanakan Puasa di Bulan Ramadhan tersebut maka Puasa di Bulan Ramadhan yang telah dikerjakan oleh kalian semua tidak akan Sah sehingga kalian tidak akan mendapatkan Pahala Mengerjakan Puasa di Bulan Ramadhan yang sangat banyak, oleh karena itu sudah sepantasnya jika kalian sebagai seorang Muslim harus mengetahui tentang Syarat – Syarat Sah ini agar Puasa Ramadhan kalian Sah dan tidak mubah.
Kemudian untuk Syarat Sah Puasa Ramadhan yg pertama ialah Puasa Ramadhan diwajibkan untuk setiap Muslim atau Orang Islam dan tidak sah bagi orang yang non Muslim sehingga Puasa Ramadhan jika dilakukan oleh Non Muslim maka Puasa di Bulan Ramadhan tersebut sudah tentu tidak Sah atau Mubah dan tidak akan mendapatkan Pahala Puasa Ramadhan. Lalu untuk Syarat Sah yang kedua ialah Berakal yang sudah Mumayyiz atau seorang Muslim yang sudah bisa membedakan mana yg baik dan mana yg buruk, Syarat Sah Berpuasa di Bulan Ramadhan ketiga ialah Suci dari Haid dan Nifas bagi seorang Muslimah Wanita dan Syarat Sah Menunaikan Puasa di Bulan Ramadhan selanjutnya ialah memiliki Niat Mengerjakan Puasa Ramadhan karena sesuatu hal itu dihitung dari niatnya.
Oleh karena itu jika kalian sudah termasuk kedalam Syarat Sah Puasa Ramadhan maka kalian sudah sangat beruntung karena kalian dapat mengerjakan Puasa Ramadhan dengan Sah dan benar karena didalam Keutamaan Puasa Ramadhan sangatlah banyak seperti akan mendapatkan Pahala yang sangat banyak karena Puasa Ramadhan memiliki Hukum Fardhu Ain dan merupakan salah satu termasuk kedalam Rukun Islam yang ke Empat. Namun perlu kalian ketahui bahwa kalian sebagai seorang Muslim juga harus mengetahui Syarat Wajib Puasa Ramadhan karena Syarat Wajib Puasa di Bulan Ramadhan juga harus dimiliki oleh setiap Muslim agar dapat mengerjakan Puasa Ramadhan dengan Sah dan benar.
Sekian info mengenai Syarat Sah Puasa Ramadhan di Ajaran Islam semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Macam-Macam Amalan Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan

Macam-Macam Amalan Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan - bulan ramadhan adalah bulan yang sangatlah dinanti-nanti oleh umat islam karena memang pada bulan ramadhan ini ada banyak sekali manfaat yang bisa didapat oleh umat islam ini, karena pada bulan ramadhan ini adalah bulan dimana terdapat banyak sekali keberkahan dan juga bulan penuh ampunan oleh Allah SWT, dan dibulan ini terdapat pula amalan-amalan yang baik yang perlu dijalankan dan akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat, maka dari itu bagi umat muslim yang meyia-nyiakan datangnya bilan ramadhan ini memang sangatlah merugi karena memang dibulan ini adalah waktu umat muslim untuk berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala untuk bisa menjadi bekal ketika nanti hidup di akhirat
Amalan Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan
Macam-Macam Amalan Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan . Memang kita itu hanyalah manusia biasa yang tidak tahu mau sampai kapan kita bisa menghembuskan nafas kita ini di dunia ini, jadi sangatlah disayangkan kalau anda menyia-nyiakan bulan ramadhan kali ini karena anda juga tidak tahu kalau di tahun-tahun berikutnya apakah anda masih bisa untuk melaksanakan ibdah ini kembali, dan Nabi Muhammad SAW juga memberikan contoh untuk umat muslim tentang beberapa amalan sunnah puasa di bulan ramadhan dan untuk itu kami sudah merangkumnya dibawah ini agar anda bisa mengetahui beberapa amalan sunnah puasa di bulan ramadhan ini
Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan

  • Makan Sahur

Makan sahur merupakan kegiatan umat muslim yang dilaksanakan ketika akan berpuasa di siang hari namun memang untuk beberapa orang masih sulit untuk bisa makan sahur dikarenakan malas bangun tidur di pagi hari, namun perlu anda ketahui makan sahur itu adalah salah satu sunnah puasa yang perlu kita jalani
Bersahurlah kalian
  • Bersegera Untuk Berbuka Puasa

Dan bila sudah datang waktu untuk berbuka puasa, maka harus langsung menyegerakan berbuka karena didalam berbuka puasa itu memiliki banyak kebaikan, Rasulullah SAW bersabda
menyegerakan berbuka
  • Mengkhatamkan Al-Quran Dan Tadarus

Bulan Ramadhan ini memang sangat erat hubungannya dengan Al-Quran, dan memang kita tahu kalau Al-Quran itu turun pertama kali paada bulan Ramadhan ini, dan karena hal itu pada bulan Ramadhan ini bisa kita isi dengan mengaji, bertadarus dan juga mengkaji dengan sungguh-sungguh isi dari bacaan Al-Quran itu , dan hal ini juga merupakan salah satu aktifitas utama yang memang di lakukan oleh Nabi SAW pada bulan Ramadhan, anda bisa mulai membacanya dari awal juz berurutan dan usahakan untuk bisa mengkhatamkannya pada bulan yang penuh keberkahan ini
  • Berdakwah Atau Menyebarkan Ilmu Kebaikan

Pada bulan ramadhan ini memang tak pantas untuk di sia-siakan selama satu bulan ini anda bisa mendapatkan waktu yang cukup banyak untuk bisa berdakwah dan juga bisa untuk menyebarkan ilmu-ilmu kebaikan, dengan hal itu anda bisa mengajak banyak orang yang ada pada sekitar anda untuk bisa mengamalkan kebaikan dan juga bisa merubah pola pikirnya ketika mereka tersesat

Al-Imran
Namun anda juga harus memberikan nasihan yang sesuai dengan dalil-dalil dan juga hukum islam yang jelas dan juga baik secara logika ataupun harfiah
  • Memberikan Makanan Untuk Buka Puasa

memberi makan orang puasa
  • Melaksanakan Shalat Tarawih

Menjalankan Shalat tarawih {Qiyamul Ramadhan} itu merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakasanakan pada bulan ramadhan ini, dan melaksanakan shalat tarawih ini juga bisa dimana saja anda bisa melaksanakannya dirumah dan juga di masjid, anda bisa membaca keutamaan shalat tarawih di artikel kami sebelumnya
  • Melakukan I’tikaf

I’tikaf itu adalah perbuatan dimana kita berdiam diri di dalam masjid dan memiliki tujuan untuk melaksanakan ibadah, dan hal ini memang sering sekali dilaksanakan oleh Rasulullah SAW pada awal ramadhan, pertengahan ramadhan, dan juga 10 hari terakhir yang ada di bulan ramadhan, namun hal ini memang sekarang terlihat sangatlah berat untuk dilaksanakan sebagian besar umat muslim karena anda bisa lihat semakin sedikit orang yang melaksanakan hal tersebut padahal memang ibadah ini sangatlah baik, dan keadaan ini juga sudah pernah mendapatkan kritik dari Imam Az-Zuhri yang mengatakan
melaksanakan itikaf
  • Bertaubat

Memanglah pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini , semua perbuatan atau dosa-dosa akan dibukakan pintu ampunan apabila kita melaksanakan ibadah ini dengan penuh kesungguhan, Allah SWT akan memberikan ampunan untuk umatnya yang mau kembali lagi ke jalan yang benar
Sekian info mengenai Macam-Macam Amalan Sunnah Puasa Di Bulan Ramadhan semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….