Tampilkan postingan dengan label ibadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibadah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2016

Bacaan Niat Sholat Wajib, Fardhu 5 Waktu Dengan Artinya

Bacaan Niat Sholat Wajib, Fardhu 5 Waktu Dengan Artinya - Shalat menurut bahasa memiliki arti berdoa, dan apabila dilihat dari istilah, shalat itu adalah suatu perbuatan dan juga perkataan yang dimulai dengan adanya takbir dan juga diakhiri dengan salam sesuai dengan ketentuan yang ada, dan shalat sendiri termasuk dalam salah satu rukun islam dan juga menjadi tiang agama {hal yang paling utama/pokok}, dan untuk semua umat muslim/muslimah yang sudah dewasa {baligh} itu sudah diwajibkan untuk mendirikan shalat 5 waktu dalam sehari
Niat Sholat Wajib, Fardhu 5 Waktu
Niat Sholat Wajib, Fardhu 5 Waktu  . Dan untuk pelaksanaan dari Shalat itu sendiri bisa dilakukan dimanapun  dengan catatan tempat itu bersih dari berbagai najis serta tidak mengganggu kekhusuan dari ibadah shalat, kekhusuan dalam shalat itu hal yang diutamakan, Allah SWT menjaim keuntungan untuk orang yang bisa khusyu dalam mengerjakan shalat, dan untuk bisa mengerjakan shalat secara khusyu selain tempatnya maka muslim itu juga harus mengerti bacaan yang dibacanya, serta berbagai gerakan didalam shalat, Sebetulnya memang tidak ada penjelasan yang detail mengenai makna dari gerakan yang ada didalam shalat , namun untuk mencai kekhusuan itu bisa ditafsirkan
Ketika memulai Sahalat dengan mengangkat kedua tangan sampai ketelinga sambil mengucapkan Allahu Akbar, itu bisa dimaknai sebagai penyerahan diri, sama saja seperti orang yang menyerahkan dirinya pada saat situasi menyerah (bisa digambarkan ketika orang menyerah terhadap aparat), dan dilanjutkan dengan membaca doa Iftitah dimana didalam doa iftitah itu sendiri kita mengagungkan Allah SWT dan mengakui kalau semua amal dan juga ibadah baik hidup dan juga mati hanya untuk Allah SWT

Bacaan Niat Sholat Wajib

dan berikut ini adalah bacaan niat shalat wajib atau shalat fardhu lengkap dengan jumlah rakaatnya, mungkin diantara anda ada yang masih belum paham mengenai jumlah shalat wajib ini
  • Subuh : shalat subuh dilaksanakan dengan 2 rakaat
niat shalat subuh
  • Dzhuhur : shalat dzhuhur dilaksanakan dengan jumlah rakaat 4
niat shalat dzhuhur
  • Ashar : Shalat Azhar dilaksanakan dengan jumlah rakaat 4
niat sholat ashar
  • Maghrib : Shalat maghrib dilanksanakan dengan jumlah rakaat 3
 niat shalat maghrib
  • Isya : shalat isya ini dilaksanakan dengan jumlah rakaat 4 , sama seperti shalat ashar dan dzhuhur
niat shalat isya
Catatan :
Bacaan niat shalat diatas itu adalah bacaan niat untuk shalat sendirian bukan sebagai makmum atau menjadi imam dalam shalat berjamaah, dan apabila anda melaksanakan shalat berjamaah maka bacaan niat shalatnya akan beruhab lagi, anda bisa memperhatikan cobtohnya dibawah ini agar anda bisa membedakannya..
Niat shalat sebagai makmum
niat shalat maghrib sebagai makmum
Niat shalat sebagai Imam
niat shalat maghrib sebagai imam
Sekian info mengenai Bacaan Niat Sholat Wajib, Fardhu 5 Waktu Dengan Artinya semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Penjelasan Rukun – Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam

Penjelasan Rukun – Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam – Shalat Wajib Lima Waktu merupakan salah satu Rukun Islam Kedua yg wajib ditunaikan oleh setiap Muslim baik Laki – Laki maupun Perempuan yg sudah memasuki Syarat Wajib Shalat dan Syarat Sah Mengerjakan Sholat Fardhu setiap harinya karena untuk Hukum Melaksanakan Sholat Wajib adalah Fardhu Ain atau harus dilakukan oleh setiap Muslim diseluruh dunia karena akan mendapatkan Keutamaan Mengerjakan Sholat Wajib dan akan memperoleh Pahala yang banyak bagi tiap tiap muslim yg melaksanakan Sholat Fardhu Lima Waktu setiap hari, namun akan mendapatkan Dosa Besar bagi tiap – tiap Muslim yang meninggalkan dan tidak mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu seperti Shalat Subuh, Shalat Dhuhur, Shalat Asar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya setiap harinya karena sekali lagi Hukum Shalat Fardhu atau Wajib adalah Fardhu Ain.
Rukun Shalat Wajib
Rukun Shalat Fardhu . Adapun untuk menguatkan bahwa Hukum Mengerjakan Shalat Fardhu atau Wajib Lima Waktu itu Wajib dan Harus dilaksanakan karena sudah banyak dijelaskan oleh Surat – Surat didalam Al Qur’an tentang perintah langsung dari Alloh Swt untuk mengerjakan Sholat bagi tiap – tiap Muslim dan salah satunya yg berbunyi, ” dan dirinkanlah (kerjakan) Sholat dan Membayar Zakat dan tunduklah atau ber ruku bersama – sama orang2 yg pd ruku (QS. Al Baqarah, Ayat : 43) ”. Lalu Nabi Muhammad Saw juga tlah memerintahkan bagi para hambanya (Umat Muslim) untuk mengajarkan kpd Anak – Anaknya untuk mengerjakan Sholat Fardhu dari dini seperti tlah dijelaskan oleh Hadist Shahih dari Abu Dawud yg berbunyi, ” Perintahlah anak2mu untuk mengerjakan Sholat saat usia mereka memasuki 7 (Tujuh) Tahun dan pukullah saat ia tidak mau mengerjakan Sholat saat memasuki usia 10 tahun (HR. Abu Dawud) ”.
Pengertian dan Macam Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam
Kemudian untuk Pengertian Rukun Shalat Wajib didalam Ajaran Islam ialah Ketentuan atau Syarat yg harus dipenuhi atau dilakukan oleh tiap – tiap Muslim dlm melakukan atau melaksanakan Sholat Wajib Lima Waktu sehingga jika ketentuan didalam Rukun Melakukan Shalat tidak dipenuhi atau tidak dilaksanakan saat mengerjakan Sholat maka Sholat Fardhu Lima Waktu yang dikerjakan oleh kalian tersebut tak akan sah atau Mubah dan kalian harus mengulangi Sholat Wajib tersebut dari awal karena jika tidak maka kalian belum melakukan apa yang sudah menjadi kewajiban anda sebagai seorang Muslim yaitu mengerjakan Sholat Fardhu sehingga sangat penting sekali bagi kalian untuk mengetahui dan mempelajari tentang Rukun – Rukun di dalam Shalat agar Sholat Wajib maupun Sholat Sunnah yg dikerjakan dapat Sah dan tidak Mubah.
Perkara Rukun Shalat di Ajaran Islam
Untuk Perihal Rukun Melaksanakan Shalat yang pertama adalah Niat dan Niat ini datangnya dari Hati atau didalam Hati dan sebagai contoh jika kalian akan mengerjakan Sholat Wajib Dzuhur Empat Raka’at maka kalian harus mempunyai niat didalam hati untuk mengerjakan Sholat Dzuhur tersebut karena Alloh Ta’alaa dan Niat juga boleh diucapkan secara lisan dengan lemah lembut atau tidak secara keras – keras. Lalu Yang Kedua adalah Berdiri Tegak Bila Mampu dan dalam hal tlah dijelaskan oleh Nabi Muhammad Saw dlm Sabdanya, ” Sholat lah kalian dlm keadaan Berdiri dan jika tidak mampu berdiri maka lakukan dlm keadaan duduk dan jika tidak mampu dengan duduk maka kerjakanlah Sholat itu dengan tidur menyamping (HR. Bukhari) ”.
Rukun Menunaikan Shalat Fardhu yang Ketiga ialah melakukan Gerakan Shalat Takbiratul Ikhram yang dibarengi dengan mengucapkan Takbir (Allohu akbar) dan bacaan takbir tersebut tidak bisa digantikan dengan ucapan atau kalimat yg lain meskipun artian atau maknanya sama. Yang Ke Empat ialah membaca Surat Al Fatihah disetiap Raka’at dan sebagai contoh jika kalian mengerjakan Sholat Dzuhur Empat Rakaat maka disetiap Rakaat tersebut harus membaca Surat Al Fatihah, Nabi Muhammad Saw telah bersabda bahwa ” Tidak ada Sholat yang sah bagi tiap Muslim yg tidak membaca Surat Al Fatihah (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim) ”. Yang Kelima ialah Melakukan Gerakan Ruku secara Tuma’ninah atau melakukan Gerakan Ruku secara tenang dan khusyu.
Lalu Rukun Mengerjakan Shalat Fardhu yang ke Enam yaitu melakukan Gerakan Sholat I’tidal (Gerakan Shalat setelah Ruku) dengan Tuma’ninah atau melakukan Gerakan I’tidal secara tenang dan khusyu. Rukun Sholat Fardhu dan Sunnah Yang Ketujuh melakuan Gerakan Sholat Sujud (Gerakan Sholat Setelah I’tidal) secara Tuma’ninah (Tenang dan Khusyu) dan untuk Gerakan Sujud didalam Shalat ini dibagi dua yg antara lain Gerakan Shalat Sujud Pertama dilakukan setelah Gerakan Shalat I’tidal dan Gerakan Shalat Sujud Kedua yang dilakukan setelah Gerakan Shalat Duduk Diantara Dua Sujud. Lalu didalam Hal – Hal Rukun Shalat Fardhu yang kedelapan ialah melakukan Gerakan Duduk diantara Dua Sujud (Setelah Gerakan Sujud Pertama dan Sebelum Gerakan Sholat Sujud Kedua) secara Tuma’ninah atau secara tenang dan Khusyu.
Sedangkan untuk Rukun Shalat yang Ke Sembilan adalah melakukan Gerakan Sholat Tasyahud Akhir (Tahiyat Akhir) dan membaca Tasyahud Akhir yang dilakukan secara Tumani’nah atau secara tenang dan khusyu, Nabi Muhammad Saw bersabda bahwa ” Jika salah seorang Muslim duduk (Tasyahud) didlm Sholatnya maka ucapkanlah At Tahiyatu Lillah (HR. Bukhari dan Muslim) ”. Yang Kesepuluh ialah membaca Sholawat Nabi Muhammad Saw didalam Gerakan Tasyahud Akhir (Tahiyat Akhir) dan Yang Kesebelas ialah melakukan Gerakan Sholat Salam Kanan dan Salam Kiri saat Raka’at Terakhir dalam Sholat tersebut. Lalu Rukun Rukun Mengerjakan Sholat Fardhu dan Sholat Sunnah seperti Sholat Sunnah Tahajud dan Sholat Sunnah lainnya yang Ke Dua Belas atau Terakhir ialah melakukan Rukun – Rukun tersebut secara berurutan atau tertib.
Sekian info mengenai Penjelasan Rukun – Rukun Shalat Wajib di Ajaran Islam semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Bacaan Niat Shalat Sebagai Imam dan Makmum Lengkap

Bacaan Niat Shalat Sebagai Imam dan Makmum Lengkap – Pembahasan mengenai Shalat Wajib Lima Waktu di dalam Islam ialah salah satu Ibadah yg sudah diwajibkan teruntuk setiap Muslim diseluruh Dunia baik itu Muslim berjenis kelamin Laki – Laki maupun Muslimah berjenis kelamin Perempuan karena didalam Hukum Mengerjakan Shalat Fardhu di Ajaran Islam sendiri ialah Fardhu Ain yg mempunyai artian sdh diwajibkan dan harus dilakukan oleh tiap – tiap Muslim yg sudah termasuk kedalam Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu sehingga akan mendapatkan Pahala dan juga memperoleh Keutamaan Mengerjakan Shalat Fardhu yg banyak bagi setiap Muslim yg menunaikan Shalat Wajib dan akan mendapatkan Dosa Besar bagi tiap – tiap Muslim yg tidak mengerjakan atau meninggalkan salah satu Shalat Wajib karena sekali lagi Hukum Menunaikan Shalat Fardhu ialah Wajib dikerjakan.
Niat Shalat Sebagai Imam dan Makmum
Niat Shalat Sebagai Imam dan Makmum . Adapun didalam Shalat Fardhu terdiri dari 5 (Lima) Sholat yg wajib dikerjakan atau dilaksanakan disetiap harinya dan kelima Shalat Wajib tersebut antara lain (1) Shalat Subuh Dua Rakaat, (2) Shalat Wajib Dzuhur Empat Rakaat, (3) Shalat Wajib Ashar Empat Rakaat, (4) Shalat Wajib Maghrib Empat Rakaat dan (5) Shalat Wajib Isya Empat Rakaat. Lalu untuk Perintah Mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu tersebut tlah banyak disebutkan atau dijelaskan didalam Al Qur’an dan salah satunya sebagai contoh didalam Surat Al Ankabut yg berbunyi, ” Dirikanlah Sholat, sesungguhnya Sholat itu mencegah dari perbuatan2 keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Alloh dg Sholat adlh lebih besar keutamaannya dari ibadah2 yg lain (QS. Al Ankabut, Ayat 29:45) ”. dan didalam Surat Al Baqarah Ayat 43 yg berbunyi, ” dan dirikanlah (tunaikan) Shalat dan keluarkanlah (membayar) zakat dan ruku lah bersama – sama orang2 yg pada ruku (QS. Al Baqarah, Ayat : 43) ”.
Kemudian untuk ulasan mengenai Niat Melaksanakan Shalat Wajib di dalam ajaran Islam merupakan termasuk salah satu dari Rukun Shalat yg harus dilakukan saat mengerjakan Shalat Fardhu sehingga jika kalian tidak melakukan Niat Sholat maka Sholat Fardhu yg kalian kerjakan tersebut tidak akan Sah atau tidak akan mendapatkan Pahala dan kewajiban kalian sebagai seorang Muslim dlm mengerjakan Shalat Fardhu belum dikerjakan. Oleh karena itu kalian sebagai seorang Muslim yang akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu baik Shalat Fardhu Subuh, Shalat Fardhu Dzuhur, Shalat Fardhu Ashar, Shalat Fardhu Maghrib dan Shalat Fardhu Isya harus melakukan atau mempunyai Niat Mengerjakan Shalat Wajib yang dibacakan secara lisan dengan halus dan khusyu ataupun membaca Niat Melakukan Shalat yg dibacakan didalam Hati karena Allah Ta’alaa. Lalu dibawah ini kami sudah memberikan atau membuat untuk kalian semuanya Bacaan Niat Mengerjakan Sholat Wajib Lima Waktu Secara Sendirian ataupun Secara Berjamaah yang terdapat Imam Shalat dan Makmum Shalat secara lengkap
Bacaan Niat Shalat Wajib Secara Sendirian
niat mengerjakan shalat wajib secara sendirian
niat shalat wajib lima waktu secara sendirian
Bacaan Niat Shalat Wajib Secara Sendirian yang tlah saya buatkan secara lengkap di masing – masing Shalat Wajib Lima Waktu seperti diatas bisa kalian amalkan atau bacaan ketika kalian akan menunaikan Shalat Fardhu 5 Waktu secara Sendiri dirumah atau di Masjid dan di Musholla ataupun di tempat – tempat yang dibolehkan untuk menunaikan Shalat Fardhu karena didalam Ajaran Islam tiap tiap muslim dpt melaksanakan Shalat Wajib Lima Waktu secara Sendirian ataupun secara Makmum atau Berjamaah.
Bacaan Niat Shalat Sebagai Imam Shalat Lengkap
niat shalat wajib sebagai imam shalat
Bacaan Niat Mengerjakan Shalat Wajib Sebagai Imam Shalat diatas bisa kalian amalkan atau bacakan sebelum mengerjakan Shalat Fardhu Lima Waktu yang dilakukan secara Berjamaah terdapat Imam dan Makmum Shalat, lalu untuk Bacaan Niat Shalat Secara Berjamaah Sebagai Imam Shalat diatas tentunya tlah kami buatkan secara lengkap karena terdapat Terjemahan Latin dan Bahasa Indonnesia di masing – masing Shalat Fardhu sehingga memudahkan kalian dalam membaca dan menghafalkannya.
Bacaan Niat Shalat Sebagai Makmum Shalat Lengkap
niat shalat wajib sebagai makmum shalat lengkap
Untuk Bacaan Niat Mengerjakan Shalat Wajib Sebagai Makmum Shalat diatas tentunya bisa kalian bacakan dan amalkan ketika akan mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu yang bertindak sebagai Makmum Shalat dan Niat Sholat Secara Berjamaah Sebagai Makmum Shalat diatas tlah dibuatkan secara lengkap di masing – masing Shalat Wajib yg tentunya tlah disematkan terjemahan Latin dan Terjemahan Indo agar dpt memudahkan tiap tiap muslim dlm menghafalkan dan membacanya.
Kemudian didalam Tata Cara Mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu di Ajaran Islam memang bisa dilakukan secara Sendirian dan dapat dikerjakan secara Berjamaah yang terdapat Imam Shalat serta Makmum Shalat. Hanya saja perlu kalian ketahui sebagai seorang Muslim bahwa Keutamaan Mengerjakan Shalat Berjamaah akan memperoleh dan mendapatkan pahala yg lebih banyak dengan selisih 20 sekian derajat daripada mengerjakan Shalat Wajib Sendirian dirumah ataupun di Masjid sehingga sangat diutamakan atau lebih baik bagi kalian untuk mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu dan Shalat Sunnah Tarawih secara Berjamaah di Masjid ataupun di rumah, walaupun jika dikerjakan secara sendirian tidak dilarang atau dibolehkan didalam Islam.
Sekian info mengenai Bacaan Niat Shalat Sebagai Imam dan Makmum Lengkap semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

Minggu, 06 November 2016

Waktu-Waktu Sholat Fardu Dan Waktu yang Dilarang Mengerjakan Sholat

Waktu-Waktu Sholat Fardu Dan Waktu yang Dilarang Mengerjakan Sholat – Sadarkah anda selama ini dalam menjalankan sholat fardu sudah pada waktu yang tepat? Sholat fardu yang wajib dilakukan oleh setiap mukalaf (orang yang terbebani hukum agama karena sudah balig dan berakal) ialah lima kali dalam sehari semalam (kesepakatan ahli hadis).
Sholat lima waktu tersebut masing-masing sudah mempunyai waktu yang ditentukan oleh Allah (QS. An-Nisa’ [4]: 103: “Diperintahkan kepada kita untuk menunaikkan sholat-sholat itu di dalam waktunya masing-masing.” 

Adapun ketetapan waktu-waktu sholat menurut hadis riwayat Muslim dan Abu Dawud adalah sebagai berikut:




Waktu Sholat Fardu

  1. Waktu Sholat Zuhur, Awal waktunya setelah condong matahari (tergelincir) dari pertengahan langit. Akhir waktunya apabila bayang-bayang suatu benda telah sama panjang dengan benda aslinya.
  2. Waktu Sholat Ashar, Waktuya mulai dari habisnya waktu Zuhur, yakni sejak bayang-bayang suatu benda melebihi sedikit panjag benda aslinya, hingga terbenamnya matahari.
  3. Waktu Sholat Magrib, Waktunya dari terbenamnya matahari sampai hilangnyasyafaq (awan senja, teja) merah. Teja atau syafaq nerah sore adalah cahaya
matahari yang terpancar dari tepi langit sebelah barat sesaat sesudah terbenam. Ada dua rupa teja, mula-mula merah, sesudah hilangnya yang merah itu kemudian datang cahaya kekuningan dan keputih-putihan, baru kemudian mulai merangkak gelap.
  • Waktu Sholat Isya, Waktunya dari mulai terbenam syafaq (Awan senja sehabis Magrib) hingga terbit fajar kedua. Fajar kedua adalah pancaran cahaya merah gelap matahari sewaktu akan terbit, bertebaran melintang di tepi langit sebelah timur.
  • Waktu Sholat Subuh, Waktu dari terbit fajar shidiq (fajar kedua), hingga terbit matahari.

  • Selain waktu-waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan sholat, Allah juga menetapkan lima waktu yang diharamkan untuk menunaikan sholat, yaitu:

    • Setelah sholat subuh hingga terbitnya matahari.
    • Ketika matahari terbit hingga sempurna dan naik matahari sekurang-kurangnya setinggi tombak (± 10 derajat dari permukaan bumi), yaitu ketika cahaya matahari mulai memutih,
    • Saat matahari berada tepat di atas kepala hingga condong sedikit ke barat waktu matahari tepat tengah hari (nishfunnahar) dilarang mengerjakan sholat sunah, kecuali pada hari jumaat, terdapat kebolehan sebagai pengkhususan hari jumat sebagai sayyidul ayyam (hari terbesar umat islam.
    • Setelah sholat Ashar hingga terbenamnya matahari.
    • Ketika mulai terbenamnya matahari hingga sempurna.

    Semua sholat sunah tidak boleh dilakukan pada waktu-waktu tersebut, kecuali sholat sunah yang memiliki sebab, misalnya; Sholat Jenazah,Sholat Tahiyyatul masjid, dansholat li syukril-wudhu’.
    Jadi, larangan melakukan  sholat di waktu-waktu terlrang tersebut hanya untuk sholat sunah mutlak.

    Sekian info mengenai Waktu-Waktu Sholat Fardu Dan Waktu yang Dilarang Mengerjakan Sholat  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

    Sabtu, 05 November 2016

    Maksud Bacaan Di Dalam Sholat

    Maksud Bacaan Di Dalam Sholat – Banyak dikalangan muslim yang setia mengerjakan sholatnya tetapi tidak mengetahui apa maksud dari bacaan sholat itu sendiri maka akan mengurangi nilai kekhusyukan dalam sholat tersebut. Baik untuk posting kali ini akan saya bahas secara mendasar.

    apa Maksud bacaan di dalam sholat?


    Maksud bacaan di dalam sholat diantaranya yaitu, gerakan takbir, berdiri, rukuk beserta tasbihnya, iktidal beserta bacaannya, dan sujud, semuanya hanya untuk Allah SWT.


    Sementara, bacaan doa saat duduk diantara dua sujud adalah untuk hamba yang mendirikan sholat. Nilai ketundukkan dan kekhusyukannya adalah milik Allah SWT. Semua bacaan diatashukumnya sunnah, kecuali takbiratul ihram yang hukumnya wajib.


    Maksud Bacaan Di Dalam Sholat
     Tujuan hakiki sholat adalah upaya memperbarui perjajian (kontrak) kita dengan Allah SWT. Sholat itu sendiri mencakup aktivitas hati, lisan, dan anggota tubuh sekaligus. Aktivitas ini tidak terdapat dalam ibadah-ibadah lainnya.
    Dalam bacaan tasyahud awal dan akhir terdapat hak-hak Allah SWT. Dan Rasulullah SAW., disamping terdapat hak orang yang mendirikan sholat (mushali) dan orang-orang beriman. hak Allah berupa pujian-pujian kepada-Nya. Dan, hak Rasulullah SAW. Berupa permohonan keslamatan atas beliau dan kesaksian atas kebenaran risalahnya, serta shalawat (doa) bagi beliau, keluarga, sahabat,  dan seluruh umat islam, “semoga keselamatan (salam) dilimpahkan kepada kami dan atas semua hamba Allah yang saleh.”

    Kata salam merupakan bentuk masdar dari akar kata salima-yaslamu-salam. Ada pula yang berpendapat bahwa kata tersebut adalah bentuk jamak (plural) dari kata salamah, seperti kata malamah menjadi malam. Kata salam berisi doa permohonan keselamatan dari segala kehacuran
    dan bencana. Oleh sebab itu, dikatakan bahwa tahiyyat (penghormatan) yang baik dan penuh berkah datangnya hanya dari Allah SWT. Tidak ada yang lebig utama dibandingkan dengan berkah keselamatan dari segala sesuatu yang buruk , terlebih jika dimanfaatkan dalam hal ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT.

    Begitu pula dengan doa untuk diri sendiri dan seluruh umat islam yang diaca di penghujung sholat, atau doa pada waktu salam. Keduanya merupakan permohonan keselamatan khusus bagi hamba beriman yang melaksanakan sholat.

    Lihatlah kebaikan-kebaikan dan keberkahan yang terhimpun di dalam sholat . diawali dengan menyebut nama Allah SWT., kemudian sdilanjutkan dengan permohonan hal-hal terpenting dalam kehidupan, seperti permintaan petunjuk ke jalan yang lurus menuju Allah SWT. Lalu, diakhiri dengan pujian-pujian kepada-Nya  dalam tahiyyat. Berikutnya, permohonan keselamatan bagi sayyid al-Mursalin, Muhammad SAW., dan bagi diri mushalli sendiri,
    “Semoga keselamatan dilimpahkan kepada kami dan kepada semua hamba Allah yang shaleh”

    Sholat juga mencakup bacaan al-baqiyat, al-shalihat berupa pujian-pujian kepada Allah SWT. Dengan segala keagungan dan kesempurnaan-Nya; baik dengan ungkapan yang khusus maupun umum.

    Shalat juga memuat pujian-pujian seperti yang terdapat dalam surah al-Fatihah dan bacaan ketika bangkit dari rukuk (rabbana wa laka al-hamd). Keduanya merangkum segala sifat sempurna yang hanya dimilik oleh Allah SWT.
    Shalat juga mengandung tasbih kepada Allah SWT.; yang menunjukkan bahwa Dia mahasuci dari segala cela dan kecurangan. Dalam takbir terkandung sifat-sifat sempurna yang hanya dimiliki Allah SWT.; tak satupun makhluk yang memilikinya, bahkan para malaikat dan nabi sekalipun.

    Terdapat pula ungkapan kesaksian dan keesaan Allah SWT. (tauhid) yang terangkum dilam kalimat, “ Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan melainkan Allah". Tuhid yang dimaksud adalah bahw hanya Allah SWT. Yang berhak atas penghambaan (ibadah) setiap makhluk. Hak seperti ini hanya dimilik oleh zat yang memiliki sifat-sifat seperti yang telah disebutkan di atas.

    Shalat juga menjadi hiasan bacaan Al-Quran yang mencakup seluruh pengetahuan keagamaan orang-orang terdahulu dan yang akan datang. 

    Sekian info mengenai Maksud Bacaan Di Dalam Sholat  semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

    Rabu, 26 Oktober 2016

    3 Kerugian yang Kita Dapatkan Ketika Meninggalkan Shalat

    3 Kerugian yang Kita Dapatkan Ketika Meninggalkan Shalat - Ibadah wajib yang dikerjakan seorang muslim sebanyak 5 kali dalam sehari adalah shalat. Ya, shalat adalah ibadah yang wajib untuk dikerjakan seorang muslim. Karena dengan melaksanakan shalat, itu berarti kita taat kepada perintah Allah dan rasul-Nya.

    Seperti yang kita ketahui, di zaman yang serba sibuk ini banyak sekali orang yang disibukkan oleh pekerjaannya sendiri dan urusan-urusan duniawi lainnya. Sehingga tidak jarang banyak muslim yang meninggalkan shalat demi menyelesaikan pekerjaan yang dia kerjakan atau hal lain yang membuatnya lupa akan kewajibannya sebagai muslim, yaitu beribadah.
    Hasil gambar untuk 3 Kerugian yang Kita Dapatkan Ketika Meninggalkan Shalat

    Shalat merupakan tiang agama sekaligus amal yang paling penting untuk kita agar dapat meraih surga di akhirat kelak. Oleh karena itu, adalah sebuah kerugian besar jika kita sampai meninggalkan shalat tersebut.

    Kerugian-kerugian akibat meninggalkan shalat antara lain:

    1. AKAN MERUGI DI AKHIRAT

    Kelak, ketika kiamat sudah terjadi dan manusia-manusia telah dibangkitkan kembali maka dimulailah perhitungan amal-amal yang kita peroleh ketika hidup di dunia. Dan tahukah kamu apa amal ibadah yang akan pertama kali dihisab? shalat!

    Sesuai dengan sabda Rasulullah, amal ibadah yang pertama kali dihisab di akhirat adalah shalatnya. Dari Abu Hurairah, beliau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

    "Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah SWT mengatakan, "Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?" Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu."

    "Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya." [HR. Ath-Thabarani]
    Itulah salah satu hadits yang menjelaskan tentang keutamaan shalat sekaligus menjadi peringatan bagi kita untuk tidak meninggalkan shalat. Karena shalat adalah salah satu amal ibadah sebagai kunci surga dan ibadah yang pertama kali dihisab dihari kiamat.

    Untuk itu, jika tidak ingin merugi diakhirat maka dirikanlah shalat dengan tepat waktu. Ajaklah anak, istri, keluarga dan kerabat-kerabat dekat untuk melaksanakan shalat, ingatkanlah mereka bahwa shalat adalah ibadah yang wajib untuk dilakukan. Karena setiap muslim adalah wajib untuk saling mengingatkan.

    2. MASUK KEDALAM NERAKA SAQAR

    Salah satu kerugian meninggalkan shalat yaitu akan dimasukkan kedalam neraka Saqar. Allah SWT berfirman:

    "Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?" mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat." [QS. Al-Mudatsir ayat 42-43]

    Kerugian ini akan menjadi penyesalan yang tidak berarti di akhirat. Ketika di dunia lebih mengutamakan kepentingan dunia daripada akhirat, maka inilah yang akan didapatkan.

    Bahkan Rasulullah sendiri mengatakan bahwa barangsiapa yang dengan sengaja meninggalkan shalat, maka dia telah kafir.

    "Perjanjian antara kita dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkannya, berarti ia telah kafir." [HR. Tirmidzi]

    TIDAK DISELAMATKAN DAN AKAN DIKUMPULKAN BERSAMA FIR'AUN

    Rasulullah bersabda:

    "Barangsiapa yang tidak memelihara shalat, maka ia tidak akan bercahaya, tidak mempunyai hujjah (alasan) dan tidak akan diselamatkan. Di hari Kiamat kelak, ia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf" [HR. Ahmad]

    Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja sama saja dengan mengerjakan dosa besar, Imam Adz-Dzahabi menyatakan,

    "Orang yang mengakhirkan shalat dari waktunya tergolong pelaku dosa besar. Sedangkan yang meninggalkannya (satu kali saja) sama dengan orang yang berbuat zina dan tindak kriminal pencurian. Meninggalkan seluruh shalat (yang lima waktu) secara total, termasuk dosa besar. Apabila hal tersebut dilakukan berulang kali, maka pelakunya dianggap telah melakukan dosa-dosa besar, kecuali jika orang tersebut bertaubat. Kemudian jika terus-menerus melakukannya, maka ia termasuk orang-orang yang merugi, celaka dan berdosa." Wallahu a'lam.

    Untuk itu, tidak ada alasan untuk kita meninggalkan shalat. Sesibuk apapun, kita wajib mendahulukan shalat ketika telah tiba waktu shalat. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa memelihara shalat. Aamiin.

    Sekian info mengenai  3 Kerugian yang Kita Dapatkan Ketika Meninggalkan Shalat semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….

    Tujuan dan Makna Shalat Yang Perlu Anda Ketahui

    Tujuan dan Makna Sholat Yang Perlu Anda Ketahui -  Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi junjungan kita Nabi Muhammad SAW., keluarga dan para sahabatnya.
    Tujuan dan Makna Shalat

     Tujuan setiap ibadah adalah agar dekat dengan Allah.
    Makna "dekat" disini adalah dekat dengan kemurahan dan kebaikan Allah yang hanya dianugrahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Orang yang ingin dekat dengan Allah mesti melakukan hal-hal yang telah dilakukan oleh orang yang dekat dengan-Nya pula, baik dalam bentuk sikap taat, takzim, tunduk dan pengagungan kepada Allah SWT. Tanpa semua itu mustahil seorang bisa dekat dengan-Nya.

    "Dekat" dan "Jauh" sendiri itu bersifat jasmaniah. Sebagai makhluk, dekatnya manusia dengan Allah mengandung dua pengertian: pertama, kedekatannya dengan pengetahuan, pengelihatan dan kukuasaan-Nya. kedua, kedekatannya dengan kemurahan (al-jud) dan kebaikan-Nya (ihsan). kedekatan yang pertama bersifat umum bagi semua makhluk, sedengkan yang kedua hanya diperuntukkan bagi mereka yang beriman.

    Kedekatannya yang pertama seperti yang tercantum dala firman-Nya, Tidaklah ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia (Allah) menjadi yang keempat. (al-Mujadilah) [58]: 7)

    Sedangkan yang kedekatan yang kedua seperti yang tercantum dalam firman-Nya, Maka, sujud dan mendekatlah. (al-Alaq [96] 19)

    Pada ayat yang lain disebutkan, Mata air yang diminum oleg golongan orang-orang yang didekatkan, (muqarrabun). (al-Muthaffifin [83] 28)

    Dan, firman-Nya, jika dia termasuk kedalam golongan orang-orang yang didekatkan, berarti dia memperolah ketentraman dan surga yang penuh dengan kenikmatan. (al-Waqiyah [56]: 88-89)

    Keutamaan dan kemuliaan suatu ibadah senantiasa terkait dengan derajat dan manfaatnya. semakin besar manfaat yang dikandungnya, semakin utama pula kedudukan suatu ibadah tersebut.

    Kelebihan Suatu Ibadah Atas Ibadah Yang Lainnya

    Keutamaan suatu ibadah tergantung pada manfaatnya, Maka, ibadah yang paling utaman adalah ibadah yang paling besar manfaatnya, yaitu makrifatullah (pengetahuan akan Allah SWT.) dan keimanan kepada-Nya.
    keduanya merupakan syarat mutlak bagi ibadah-ibadah yang lainnya.

    Allah SWT tidak menerima ibadah dan amal orang kafir, sebab mereka makhluk yang dimurkai-Nya. Allah juga tidak memaafkan mereka. Hal ini merupakan bukan suatu indikasi sebuah kedekatan antara seorang hamba dengan Allah SWT., sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya, Sesungguhnya Alla hanya menerima (amal) dari orang-orang yang bertaqwa (al-ma'idah) [5]: 27).

    Yang dimaksud "bertaqwa" disini adalah yang menghindari kekufuran. karena, kekufuran kepada Allah SWT. dan Rasul-Nya adalah penyebab tidak diterimannya perbuatan mereka disisi-Nya.

    Ada sebagian ibadah yang manfaatnya hanya diperoleh oleh merka yang mukallaf, seperti puasa, haji, umrah, dan iktikaf. ada pula ibadah tambahan seperti sedekah dan membayar kafarat. semakin banyak kadar tambahan suatu ibadah, semakin besar pula keutamannya.

    Keterkaitan Di Dalam Sholat

    Sholat merupakan ibadah fisik paling utama setelah makrifat dan iman. sebab, shalat memiliki manfaat yang berkaitan secara khusus dengan pelakunya, dapat memper erat hubungan dengan Allah SWT. dan Rasul-Nya, serta semua orang beriman.

    Keterkaitan sholat dengan orang yang mendirikannya (mengerjakannya) adalah didalamnya terdapat doa-doa kemaslahatan di dunia dan akhirat. Selain itu, sholat juga dapat memuliakan pelakunya lantaran ada munajat yang ia panjatkan. Sehingga Rasulullah SAW. bersabda, "Orang yang shalat sekaligusbermunajat kepada Rabb-Nya
     "Ketahuilah, Saudara-saudaraku, ibadah fisik paling utama adalah Sholat. Sholat adalah penghubung anatar seorang hamba dengan tuhannya. Karena itu, pelajarilah Maqashid al-Shalah yang ditulis Ibn 'Abdussalam. Kemudian, renungi isinya, hayati baik-baik, hafalkan, dan ajarkan pada anak-anak kalian serta orang lain semampu kalian."
    --- Ibn al-Jawzi ---
    Keterkaitan sholat dengan Allah SWT adalah karena shloat mencakup pujian-pujian kepada-Nya. Setiap makhluk mampu melakukannya. Pujian-pujian itu merupakan penegasan aka kesempurnaan-Nya yang telah kita pahami, atau pengingkaran akan sifat-siafat yang tidak sempurna bagi-Nya berdsarkan apa yang telah kita pahami juga.

    Sedangkan keterkaitan sholat dengan Rasulullah SAW. adalah karena sholat mengandung permohonan dan doa atas diri Rasulullah SAW. serta kesaksian atas kebenaran risalah yang dibawanya. Selain itu, doa itu sendiri juga mencakup sholawat (doa) atas beliau berikut keluarga dan sahabatnya.
    Adapun keteraitan sholat dengan orang-orang mukmim adalah karena sholat mencakup bacaan, seperti "Semoga keselamatan dilimpahkan atas kami, dan atas seluruh hamba Allah yang shaleh."

    Sekian info mengenai Tujuan dan Makna Shalat Yang Perlu Anda Ketahui semoga berguna , jika berguna monggo di share ke rekan-rekan sekalian. Jika berkenan silahkan tinggalkan komen dan kritik yang membangun pada kolom di bawah ini…. Terima kasih….